Tampilkan postingan dengan label Sebastian Giovinco. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sebastian Giovinco. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 September 2009

Grup A: JUVENTUS VS BORDEAUX

MENULAR KE EROPA

Penampilan Juventus di Serie A sedang menggila. Lihat saja tiga laga awal yang mereka menangi sehingga kini menduduki capolista (pemuncak klasemen). Bisakah pelatih Ciro Ferrara membawa penampilan seperti ini ke Liga Champion saat selasa (15/9) menjamu Bordeaux?
Juve memang sedang panas. Tanyakan itu pada Lazio, yang menjadi korban terbaru saat ditaklukan 2-0 akhir pekan lalu. Padahal sebelum laga kedua tim sama-sama memuncaki klasemen. Jadi pantas Ferrara pede performa trsebut bakal menular di Eropa. Namun, ada satu ganjalan yang berpotensi merusak laga debutnya sebagai pelatih di LC.
Ini berkaitan dengan kemungkinan absennya Diego Ribas. Trequartista yang berandil besar pada keganasan Juve ini mengalami cedera paha kanan saat menghadapi Lazio. Cedera ini sempat membuatnya absen lama ketika berkostum Werder Bremen musim lalu. Tapi, Ferrara masih punya playmaker lain dalam sosok Sebastian Giovinco. Ia pasti tampil total mengingat peluang bermainnya baru terbuka saat Diego cedera atau kelelahan.
Bagaimana dengan Bordeaux? Meski sama-sama berstatus pemuncak klasemen, penampilan tim asuhan Laurent Blanc ini masih labil. Di pekan ke-5 Ligue 1, Youhan Gourcuff cs beruntung bisa menang 1-0 atas tim promosi Grenoble. “Kami tidak menunjukan level permainan yang seharusnya. Dengan performa seperti itu, sulit untuk mengimbangi Juventus. Jika ingin menghasilkan sesuatu di Turin, kami harus tampil lebih baik,” cetus Blanc pada France Football.


Credits: BOLA newspaper



Read More......

PERPANJANG REKOR 100%


Dua gol debutan memperpanjang kemenangan 100% Juventus. Mereka kembali mengobok-obok Stadion Olimpico Roma.

SETELAH membantai As Roma 3-1 di Olimpico milik Eternal City di giornata 2, Juve lagi-lagi berpesta di Ibukota Italia. Kali ini, lawannya tuan rumah Lazio. Uniknya, dua gol kemenangan Juve di pekan 3, sabtu (12/9), ditorehkan dua debutan.
Difensore debutan Martin Careces yang diboyong dari Barcelona, menjebol gawang Lazio di menit 72. Careces menyosor bola tandukan Amauri hasil umpan Claudio Marchisio ke gawang Lazio. Rapor unik juga ditorehkan David Trezeguet. Well, manggung di pekan 3 bukan laga perdananya di Serie A. Ini partai ‘debut’ Trezeguet sejak 22 April 2009. Yang menarik, penampilan terakhir Trezeguet itu terjadi lawan Lazio di Coppa Italia.
Belum fitnya Alessandro Del Piero dari cedera punggung memberi peluang emas kepada Trezeguet. Dan, ia mengkonversinya dengan gol di injury time paro kedua. Kemelut di mulut gawang Fernando Muslera setelah usaha akrobatik Amauri menerima umpan Sebastian Giovinco disempurnakan Trezeguet. “Luar biasa. Setelah perjuangan berat memulihkan kondisi dari rentetan cedera musim lalu, 90 menit pertama saya tutup dengan gol. Gol ini memompa kepercayaan diri saya. Kita lihat kelanjutannya seperti apa. Yang pasti, begitu mencetak gol, saya melihat betapa bahagianya semua orang. Saya merinding,” ungkap Trezeguet.
Gol tersebut jadi jawaban Trezeguet mengenai keraguan publik atas kualitasnya. Trezeguet dicap telah uzur. Sebagai tanggapannya, Trezeguet berniat angkat koper akhir musim nanti. “Golitu penting sebagai suntikan moral buatnya. Setelah bekerja keras, ia pantas mendapatkannya. Saya juga berterima kasih kepada Careces. Didebutnya ia mencetak gol penting. Dan, jangan lupa kontribusi setiap lini sangat vital,” ujar Ferrara.
Selain minus Del Piero, Juve tak menurunkan dua pilar dilini belakang: Fabio Cannavaro dan Zdenek Grygera. Nahasnya, Diego Ribas da Cunha minta digantikan di menit 44 karena paha kanannya cedera. Diego digantikan Giovinco. Sebenarnya, Lazio bisa unggul lebih dulu. Tapi, wasit Andrea Gervasoni menganulir gol hasil tendangan bebas karena Julio Cruz mendorong Nicola Legrotaglie di kotak penalti. Meski kalah, pelatih Davide Ballardini tak kecewa.


Credits: ProGOL! newspaper



Read More......